- Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama
- BKK Tanjungpinang Gerakan ASRI (Aman Sehat Resik Indah)
- Memperingati Bulan K3 Nasional Tahun 2026
- INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) Triwulan IV
- FREE : Focus Reliable Expert Elegant
- Pengawasan Arus Mudik Natal 2025 dan Tahun baru 2026
- CKG HKN Ke 61 kolaborasi dengan Puskesmas Tanjung Uban
- kegiatan HKN ke-61 bersama Dinkes Kota Tanjungpinang
- kolaborasi dengan Puskesmas Teluk Sasah di Pelabuhan Seri Udana Lobam
- Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 61
7 Efek Buruk dari Konsumsi Obat Tidur

Konsumsi obat tidur kerap dipilih bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Mereka berpikir bahwa obat tidur mampu memberikan apa yang diinginkan, yaitu tidur dengan lelap. Namun kenyataannya, obat tidur tidak dapat mengobati kondisi tersebut, bahkan hanya memperburuk masalah saja.
Di bawah ini beberapa jenis masalah terkait dengan pil tidur dan penggunaan yang terlalu berlebihan, seperti dikutip Health Me Up, Senin (11/8/2014):
1. Efek samping dari obat tidur dapat membuat orang yang meminumnya merasa lupa, merasa pusing, bingung, dan sulit untuk berpikir keesokan harinya.
2. Berlebihan dalam mengonsumsinya, akan memaksa Anda untuk meningkatkan asupannya agar Anda benar-benar tertidur. Sudah jelas, akan menimbulkan efek samping yang lebih besar.
Baca Lainnya :
- 5 Buah Penangkal Racun dalam Tubuh0
- Quarantine Awards 2023, Penghargaan Bagi Insan Dalam Penanggulangan Pandemi COVID-190
- Bahaya Mendiagnosis Penyakit di Internet0
- Bersinergi bersama BKK Tanjungpinang Melindungi negeri dari ancaman penyakit1
- Penandatangan MoU Balai Karkes Kelas I Tanjungpinang Bersama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRA0
3. Terlalu sering mengonsumsi obat tidur akan membuat Anda ketergantungan yang berkepanjangan. Tidur lelap secara alami, tampaknya hanya mimpi yang jauh dari angan, yang hanya akan membuat Anda mengalami sulit tidur dan kerap merasa cemas.
4. Jika Anda berhenti mengonsumsinya, secara perlahan tubuh akan menggigil, berkeringat, dan mual.
5. Anda harus tahu bahwa obat tidur akan memengaruhi proses dari obat jenis lainnya yang sedang Anda konsumsi. Apakah itu obat pusing, demam, dan lain-lain.
6. Kondisi akan semakin parah, saat Anda menggabungkannya dengan obat penghilang rasa sakit atau obat penenang.
7. Anda harus menyadari bahwa masalah tidur mungkin menjadi pemicu terjadinya beberapa penyakit kesehatan mental, yang mendasari terjadinya gangguan tidur. Dan obat tidak selalu menjadi pilihan yang tepat.
.png)






.png)